Skip to main content

Timnas U-16 Jadi Juara di Vietnam

Tim nasional Indonesia U-16 membawa pulang gelar juara dari turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017. Kemenangan besar atas Taiwan pada laga terakhir menjadi penentu kesuksesan tim besutan Fachri Husaini itu.

Timnas U-16 menggunduli Taiwan dengan skor 11-0 di Stadion Hoa Xuan, Da Nang, Vietnam, Minggu (18/6/2017). Indonesia unggul 4-0 pada babak pertama melalui gol Hamsah Lestaluhu dan hat-trick Rendy Juliansyah.

Pada babak kedua, Indonesia tak mengendurkan serangan dan sukses mencetak tujuh gol tambahan. Hamsah menyumbangkan satu gol lagi, Rendy tiga gol lagi, Amirudin Bagus dua gol, dan Brylian Aldama satu gol.

Berkat kemenangan ini, Indonesia mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga setelah sebelumnya mengalahkan Myanmar 4-1 dan ditahan Vietnam 1-1. Sementara itu, tuan rumah Vietnam harus puas menempati peringkat kedua dengan lima poin.

Di turnamen ini, Indonesia juga menyabet gelar tim Fair Play, pemain terbaik lewat Hamsah Lestaluhu, dan top skorer lewat Rendy Juliansyah.

Hasil ini menjadi modal berharga bagi timnas U-16, yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti Piala AFF U-15 2017 dan kualifikasi Piala Asia U-16 2018.

Comments

Popular posts from this blog

Ducati Raih Hasil Positif di Mugello dan Catalunya, Marquez Sebut Dovizioso Tampil Kompetitif

Pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, meraih hasil gemilang saat tampil di Grand Prix (GP) Italia dan Spanyol. Ia sukses merebut podium utama saat melintas di Sirkuit Mugello dan Catalunya secara berturut-turut. Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengatakan Dovi tampil kompetitif di dua seri balapan terakhir. Ia menyebut pembalap berkebangsaan Italia itu sebagai salah satu rider tangguh di musim ini. “Saya pikir, Dovi sebagai salah satu pembalap yang sangat kuat dalam dua balapan terakhir ini. Dia tampil sangat kompetitif,” kata Marquez, mengutip dari Tuttomotoriweb, Minggu (18/6/2017). Marquez menilai, Ducati telah melakukan perubahan yang lebih baik untuk meraih hasil maksimal di Mugello dan Catalunya. Ia pun tetap memperhitungkan Dovi dan Ducati sebagai bagian dari rival yang diperhitungkan pada MotoGP 2017. “Saat ini tidak dipungkiri Ducati telah melakukan perubahan dengan baik. Mereka juga akan menjadi rival yang tetap diperhitungkan,” ujarnya.

'Sirkuit Catalunya Harus Diultimatum Terkait Kondisi Aspal Lintasan'

Sirkuit Catalunya disoroti banyak pebalap terkait aspal lintasannya. MotoGP diharapkan bisa mendesak dilakukannya pengaspalan ulang.

Para pebalap MotoGP mengeluhkan kondisi aspal lintasan di seri Catalunya lalu. Treknya tak punya daya cengkeram yang baik dan makin bergelombang sehingga membuat situasi menjadi lebih sulit, apalagi dengan suhu lintasan yang amat tinggi.

Sirkuit Catalunya kali terakhir mengalami pengaspalan pada 2007 silam. Rider KTM Bradley Smith menyebut sudah saatnya sirkuit Catalunya memperbarui aspal mereka, mengikuti kualitas lintasan di seri-seri lainnya.

Jika tidak, dia berharap penyelenggara bisa memikirkan tempat lain sebagai pengganti mengingat banyak yang menginginkan jadi tuan rumah MotoGP.

"Ini adalah satu-satunya trek di kalender balap yang tidak benar-benar bereaksi terhadap permintaan Komisi Keselamatan, pebalap, dan penyelenggara," kata Smith dikutip Motorsport.

"Jadi pada satu titik, Anda harus memberikan mereka ultimatum, dan saya rasa ini a…

Tampil Buruk di Indonesia Open, Ganda Putra Diajak Liburan ke Bali

Para pemain ganda putra Indonesia akan diajak berlibur ke Bali. Ini sekadar refreshing setelah hasil kurang memuaskan di Indonesia Open 2017.

Hal itu diungkapkan pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, di Plenary Hall Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Sabtu (17/6/2017). Ini menyusul hasil buruk yang didapat ganda putra di turnamen ini.

Memang PBSI berhasil meloloskan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ke semifinal sebelum dikalahkan pasangan top Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen. Namun, Fajar/Rian bukanlah jagoan utama PBSI karena mereka-mereka yang diharapkan bersinar malah sudah gugur lebih awal.

Pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi cuma sampai babak kedua usai dikalahkan Fajar/Rian. Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon malah lebih parah karena langsung kandas di babak pertama usai ditaklukkan non unggulan asal Denmark.

Atas pencapaian buruk itu, Herry menyadari jika para atletnya membutuhkan sesuatu hal yang baru untuk menyegarkan pola pikir dan motivasi mereka. T…